Wednesday, December 6, 2023

DAILY DOSE OF SUNSHINE: MEMBERI RUANG UNTUK BERDUKA

 


Masih tentang drama Korea daily dose of sunshine, kali ini saya akan membahas tentang episode 7-8, tentang trauma kedukaan karena ditinggal oleh orang yang disayang.

Pada episode ini, diceritakan ada sepasang suami istri yang ditinggal putranya yang baru lair, secara mendadak. Otomatis sebagai seorang ayah dan suami, walaupun dia sedih, dia juga harus menguatkan istrinya. Istrinya sangat terpukul dan mengalami depresi, hingga akhirnya bunuh diri dan meninggal dunia. Makin sedih lah sang suami ini, hingga akhirnya ia pun melakukan percobaan bunuh diri dengan menusuk lehernya dengan menggunakan sumpit, tapi ternyata terselamatkan, tidak sampai meninggal.

Ada juga kisah sang pemain utama yaitu perawat Da Eun yang sangat kehilangan karena pasien yang dirawatnya juga meninggal karena bunuh diri. Awalnya ia menolak kenyataan itu, hingga akhirnya mengalami depresi juga karena ternyata episode kehilangan itu, tidak bisa dihindari dan  harus dihadapi juga.

Maka cerita pun bergulir, bagaimana perawat di rumah sakit ini menangani pasien dengan kondisi traumatis dan rapuh psikis nya, dan juga bagaimana sang perawat harus merawat dirinya sendiri, sambil merawat orang lain. Saya cermati para dokter yang menangani kasus ini, luar biasa, begitu berhati-hati dan memberi ruang untuk berduka. Hingga ada satu sesi terapi yang disebut terapi berduka, dimana sesama pasien yang mengalami percobaan bunuh diri atau yang keluarganya bunuh diri, dikumpulkan di satu tempat, lalu kemudian mereka bercerita untuk saling berbagi dan saling menguatkan.

Ini keren banget sih menurut saya. Karena saya mengalami sendiri, betapa saat sedang berduka, bukan nasehat yang dibutuhkan tapi merasa difahami untuk sesekali sedih, rapuh dan diberi ruang untuk berduka. Kadang saat tidak stabil, ingin sekali menolak bahwa orang yang kita sayang itu sudah ga ada, menganggap bahwa dia hanya pergi sebentar untuk sekedar menghibur hati, tapi ternyata tetap saja kejadian kehilanganya nyata dan tidak bisa menolak kenyataan itu.

Saat perawat Da Eun ini konsultasi dengan perawat senior, ada nasehat bagus dari seniornya ini,

"Sedih dan berduka itu wajar, tidur dan bangunlah pada saat yang ditentukan, makanlah secara teratur dan giat berolahraga. Msa berduka dibutuhkan  baik untuk yang meninggal, maupun utk yang dtinggalkan"

Dalem banget dan sangat memahami perasaan orang yang sedang sedih karena kehilangan yang dicintai... Maka jika suatu saat kita dihadapkan pada teman atau sahabat atau rekan kerja yang sedang berduka, cara ini bisa dilakukan. 

Semoga bermanfaat
Serpong, 05.12.23.08.30
Wassalam
Eva Novita Ungu

No comments:

Post a Comment

Postingan Favorit