Saturday, June 3, 2017

Si Merah Datang : Program Hamil Pending di hari ke-18



Tepat pada pukul 11 pagi, si merah datang yang menunjukkan program hamil saya harus pending di hari ke-18 ini. Datangnya si merah ini tak membuat saya sedih, seperti saat sebelumnya yang membuat saya merasa gagal dengan program hamil 40 hari ini. Saya memang sudah menyiapkan mental dengan berbagai kondisi “terburuk” agar saya tak terlalu kecewa saat harapan tak sesuai keinginan.

Program hamil 40 hari ini adalah riyadhah ibadah untuk “memancing” kehamilan saya yang kedua. Saya sebelumnya sudah ikhtiar dengan program medis, tapi juga belum berhasil, maka program berikutnya adalah “merayu” Sang Maha Kuasa untuk membantu keinginan hambanya yang banyak dosa ini. Penasaran juga dengan program ini, karena konon katanya setelah 40 hari berjuang ibadah tak henti untuk meminta satu keinginan, keinginan kita akan terkabul. Periode pertama program hamil 40 hari saya gagal, saat beberapa item ibadah gagal saya penuhi, dan ditandai dengan datangnya si merah sebagai tanda bahwa saya belum diijinkan hamil.

Periode kedua ini, saya tak ingin mengenal kata “gagal”. Karena memang belum sampai 40 hari perjuangan ini saya lakukan. Maka saya gunakan kata pending atau tertunda di hari ke-18, sehingga setelah beres masa haid saya, saya akan teruskan kembali program ini dengan meneruskan hari ke-19. Semoga di periode berikutnya saya lebih bersemangat lagi berjuang, meluruskan niat selalu dalam beribadah dan mengalokasi waktu, tenaga dan harta untuk bersedekah sebagai ikhtiar penting dalam program 40 hari ini.

Friday, June 2, 2017

Upacara “Menghormati Hari Lahir Pancasila”




Hari ini adalah hari libur nasional yang ditetapkan pemerintah untuk menghormati hari lahirnya pancasila. Memang baru ditetapkan tahun ini, mungkin karena akhir-akhir ini banyak fenomena mengkhawatirkan terkait stabilitas negara. Maka pemerintah mengharuskan kami upacara walaupun ini tanggal merah, karena ada pesan yang ingin disampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia, melalui para pembina upacara pada sesi Amanat Pembina Upacara.

Diantara pesan pemerintah yang saya ingat adalah bahwa Pancasila adalah “payung” untuk melindungi keberagaman yang ada di Indonesia, maka seluruh rakyat Indonesia harus berupaya untuk menyelamatkan persatuan bangsa, dan meminimalisir perpecahan karena perbedaan ras, agama, bahasa atau yang lainnya.

Saya menangkap ada nada “ancaman” juga bagi seseorang atau gerakan tertentu yang akan memecah persatuan bangsa, menyebarkan radikalisme atau terorisme, juga komunisme yang terlarang di Indonesia. Tampaknya ini merupakan peringatan bagi beberapa pihak yang saling menonjolkan kepentingan kelompoknya, agamanya atau suku bangsan dan bahasanya. Hal ini sah sah saja, selama pemerintah memberikan perlakuan sama untuk semua gerakan, untuk semua agama dan golongan yang bertindak semena-mena. Kadangkala ada perlakuan berbeda yang diterima umat Islam dan umat lain saat melakukan hal yang tampaknya sama yaitu mempertahakankan kehormatan agamanya.

Sedekah Tenaga Untuk Koperasi



Tak terasa, program hamil 40 hari saya memasuki hari ke-17, saya masih keteteran di urusan tahajud. Berharap sudah fokus di kualitas, ternyata kuantitas pun masih tertatih tatih, kadang bangun, kadang juga kelewat, bangun saat menjelang subuh. Saya sudah tak memakai sistem ceklis untuuk urusan program hamil 40 hari ini, berbagai kesibukan cukup bisa dijadikan alasan (pembenaran).

Hari ini saya menggantikan suami ngawas Ujian Akhir Sekolah, karena suami ada keperluan ke Jakarta. Biasanya momen ngawas ini saya jadikan kesempatan untuk mengerjakan berbagai tugas yang tertunda, dan menulis berbagai hal untuk mengabadikan moment tak terlupakan setiap harinya.

Tiba-tiba suami mengabarkan jelang pukul 10 kalau dia tidak jadi pergi ke Jakarta dan menawarkan untuk menggantikan saya mengawas. Saya langsung menyambutnya dengan antusias. Rencana saya untuk pergi ke bank nanti siang jelang UAS, bisa saya lakukan lebih awal sehingga saat Eza akan tidur siang, saya sudah datang untuk ngelonin dia tidur. Sebisa mungkin urusan saya selesai maksimal saat shalat dhuhur agar siang harinya saya bisa menemani Eza tidur siang.

Postingan Favorit