Hari kelima ini, saya baru sempat
bermain sama Eza setelah shalat Jumat tadi. Paginya saya belanja ke Tanah Abang
untuk oleh-oleh lebaran keluarga Kudus. Saat saya pulang dari Tanah Abang,
seperti biasa Eza nanya oleh-oleh. Saya kasih makanan dan baju, tadinya bajunya
pengen langsung dipakai saking senengnya, tapi setelah dibujuk untuk dipake pas
sore nanti, akhirnya mau juga. Setelah beres shalat dhuhur jamaah sama mba nya,
saya pun langsung main sama Eza.
Hari ini sesuai agenda, permainan
yang saya siapkan adalah mengenal angka. Kebetulan kemarin saya sudah beli
puzzle angka, Eza seneng banget pas dikasih mainan berupa puzzle angka,
walaupun setelah dibongkar, dia belum bisa masang lagi. Beberapa kali saya
pancing dengan mainan puzzle, Eza ga terlalu antusias, kenapa ya... mungkin
memang belum saatnya. Saat saya coba pandu dia untuk masang puzzle, eh dia
malah megang lap pel dan bergerak ngepel haha... kinestetiknya tersalurkan deh.
Seperti terlihat dalam gambar berikut. Agak buram, karena moment anak bermain
itu memang tak terduga dan cepat sekali, mengabadikannya pun harus cepat-cepat
karena momennya cepat sekali berganti.
Setelah itu si bunda memperdengarkan
bilangan 11-15, karena 1-10 dia sudah hafal dengan 3 bahasa yaitu bahasa Arab,
Inggris dan Indonesia. Kali ini saya berikan stimulus untuk auditorinya, dia
dengerin sih tapi sambil bercanda, misalnya saat saya bilang sebelas, dia jawab
“tiga belas”, maksud saya biar dia ngikutin apa yang saya perdengarkan,
ternyata dasar anak humoris, ada aja perilakunya yang bikin ketawa. Trus saat
saya bilang “dua belas”, dia bilang “lima belas” haha ya sudahlah mas semaunya
kamu aja asal kamu bahagia ...



