Wednesday, May 24, 2017

Hari 7 Program Hamil 40 Hari: Silaturahmi Melihat Dede Bayi



Hari ketujuh ini, pagi harinya saya nikmati waktu libur ini dengan pergi bersama Eza dan papanya ke Tandon Ciater. Mahal sekali waktu kebersamaan dengan keluarga ini, maka saya sempatkan untuk pergi bareng. Awalnya saya hanya akan membiarkan mereka pergi berdua sementara saya terbayang tumpukan tugas saya di laptop yang sedang meminta untuk dibereskan, tapi lalu saya bangkit dan bilang akan ikut gabung bersama mereka. Saya tak ingin melewatkan momen kebersamaan bareng keluarga. Biasanya lebih sering saya dengan Eza saja pergi bermain karena papanya kerja, sekarang saat papanya mengajak, masa saya lewatkan kesempatan emas ini.

Ada alasan lain juga yang membuat saya malas pergi, saya sedang terlibat memediasi konflik dari dua teman saya yang sedang berseteru di komunitas yang saya ikuti. Konflik ini begitu menguras emosi dan fikiran, setiap hari wa saya penuh dengan berbagai info dari kedua pihak yang sedang berseteru, ditambah info dari berbagai grup yang berseliweran yang turut menambah pening weekend saya kali ini.

Maka saat suami mengajak pergi ke Tandon, yang awalnya saya ingin berdiam diri di rumah, mending saya pergi membunuh kepenatan dengan refreshing di tempat wisata sederhana di sekitar Tangsel ini. Eza dan papanya memberi makan ikan, sementara saya jalan kaki mengelilingi area tandon sambil membaca wa yang tak kunjung berhenti berbunyi. Setelah memberi makan ikan, kami sempat duduk di taman yang memiliki tempat berteduh sekedar melepas lelah. Kebetulan pas ada kuda yang bisa dinaiki, tapi Eza tak berani, hanya berani difoto didepannya saja, yuks intip fotonya.



Hari 6 Program Hamil 40 Hari: Tamu Tak Diundang



Hari Jumat kemarin, saat saya sedang mendampingi karyawan menginput data keuangan koperasi, tiba-tiba ada dua orang tamu yang tak diundang, datang ke koperasi. Ternyata mereka adalah dua orang mahasiswa UIN yang sedang ditugaskan studi banding ke koperasi kami, sebagai prasyarat pendidikan untuk menjadi calon pengurus koperasi. Awalnya saya merasa terganggu karena sedang sibuk mendampingi karyawan input data keuangan, yang membutuhkan konsentrasi, tiba-tiba datang mendadak dua tamu yang ingin observasi di koperasi kami. Saya fikir hanya mengobservasi jadi saya persilakan, ternyata mereka ingin mewawancara saya juga untuk memperkaya informasi tentang koperasi kami. Saya minta mereka menunggu sebentar.

Saya tadinya agak ngedumel dalam hati, dalam suratnya saja, mereka seharusnya datang untuk observasi selama 5 hari, dari Senin sampai Jumat sebanyak 5 orang. Ini datang hanya sehari, trus hanya dua orang pula yang datang, karena yang lain sibuk kuliah katanya. Tapi saya sadar bahwa saya harus memperlakukan tamu sebaik mungkin. Menyambut dan menjamu tamu adalah salah satu tanda keimanan juga, dalam sebuah hadits. Sambil saya bayangkan, jika saya ada di posisi mereka, berkunjung ke satu tempat, kira-kira saya ingin diperlakukan seperti apa, maka setelah menata hati, akhirnya saya samperin mereka dan ngobrollah panjang lebar tentang koperasi.

Hari 5 Program Hamil 40 Hari: Memprioritaskan Ibadah Sosial



Hari kelima ini saya mulai terbiasa dengan ibadah yang saya targetkan. Suami sempat mengingatkan bahwa hablum minan nas itu harus didahulukan dibanding hablum minallah. Karena urusan dengan Allah itu gampang, semua dosa bisa hilang dengan istigfar dan taubat. Tapi jika urusan dengan manusia belum selesai, maka Allah berlepas tangan. Kita harus menyelesaikan urusan dengan manusia dulu, berbuat baik kepada manusia, selebihnya urusan dengan Allah akan lebih mudah.

Maka jika ada teman meminta bantuan apapun, saya jadikan itu kesempatan emas. Seperti hari ini, teman saya yang menjadi panitia, minta dibuatkan kartu peserta ujian dengan menggunakan mail merge. Pagi hari, jam 8 lebih saya sudah siap membantu dia, menyusun filenya, mencetaknya dengan menggunakan concorde. Tak terlalu lama sebenarnya jika kita ingin membantu orang lain, mewakafkan waktu kita untuk urusan orang lain, ada kebahagiaan yang tak terkatakan. Rasanya kita sendiri puas dan bahagiaa.

Proyek sosial saya yang lain adalah koperasi. Hari ini saya masih mengurus koperasi bareng temen saya, ke Pasar Serpong untuk membeli bahan dalaman jilbab untuk siswa baru. Koperasi adalah lahan untuk proyek sosial saya. Saya bisa berbisnis tapi hasilnya bisa dinikmati banyak orang. Walau tidak banyak, semoga juga bisa menebarkan kebahagiaan pada orang-orang sekitar.

Kendala minggu ini untuk program hamil 40 hari ini, saya jarang sekali bisa bangun jam 3 pagi, selalu mepet mepet subuh. Entah karena lelah dan kemudian tubuh meminta haknya, atau karena banyak makan sehingga bawaannya ngantuk terus. Padahal minggu ini dah jarang begadang dan mencoba tidur lebih awal, tapi ternyata tak cukup membuat saya bisa bangun lebih awal. Sedih sebenarnya karena jatah waktu untuk bangun malam dan curhat sepuasnya pada si Dia, menjadi berkurang. Tapi mau bagaimana lagi, itu tandanya saya masih harus banyak berjuang lagi di hari berikutnya, semangaattt...

Semoga Bermanfaat

Rabu, 240517.08.15
#odopfor99days#semester2#day7

#ProgramHamil40Hari#part2#day5

Postingan Favorit