Sunday, July 23, 2017

Day 4 Cinta Matematika : Menghitung Uang dan Mengenal Celengan



Eza senang sekali jajan, terutama es krim, dari pagi siang sore kalau jajan, pasti mintanya es krim. Maka saya berusaha mengeremnya dengan cara mengajarkannya menabung. Saya belika dia celengan yang menarik, cukup uang receh saja hasil kembalian, itu sudah membuat dia senang banget.

Maka tiap kali kami memasukkan uang ke celengan, saya sambil mengenalkannya dengan nilai uang. Walaupun belum terlalu ngerti, yang penting dikenalkan saja dulu. Lalu, saya menyuruh dia menghitung ada berapa uang yang dimasukkan ke celengan. Eza pun semangat menghitung, satu dua tiga ... kadang saya sambil ngetes bilangan bahasa arab dan inggris nya.

Lucunya, kalau menghitung angka dalam bahasa inggris, dia suka bercanda dengan menyambungkannya ke huruf hijaiyah terutama ke huruf ‘ain, ghain, begini dia bilang
“one, two, three, four, five, six, seven, eight, nine, (a’ain). GHAIN”

Saturday, July 22, 2017

Day 3 Cinta Matematika : Bermain Bersama Teman Teman



Saat ini Eza sudah berusia 3,5 tahun, tak terasa waktu semakin cepat berlalu. Kalau dulu saya harus selalu menemani Eza bermain, sekarang Eza sering didatangi teman-temannya dan mereka pun bermain bersama, kadang di rumah saya, atau main sepeda, atau di rumah temannya. Semaunya mereka saja bermain, ada sekitar 3-4 orang teman Eza yang sering bermain bersama, mayoritas mereka lebih tua dari Eza tapi entah kenapa Eza sering didatangi teman-temannya yang lebih tua. Semoga karena Eza adalah teman yang menyenangkan.

Saat bermain di rumah, apakah semuanya lancar dan rukun saja tanpa berantem? Oh tentu tidak sama sekali, tak jarang tiba-tiba suara tangis terdengar, saling jambak, saling rebutan mainan, Eza menghampiri saya sambil menangis karena dipukul temannya, wah pokonya rasanya nano nano deh. Namanya juga anak-anak, biarkan mereka berantem karena sebenarnya mereka sedang belajar memecahkan masalah mereka ala mereka sendiri.

Friday, July 21, 2017

Day 2 Cinta Matematika : Bermain Balok



Sejak Asisten Rumah Tangga menikah dan belum datang sampai saat ini, Eza sering didatangi teman-temannya yang tak jauh dari rumah. Mereka sering bermain bersama, entah itu main sepeda-sepedaan atau main mobil-mobilan dan lain-lain.

Kemarin, Eza mengajak temannya main balok. Saya pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Saya minta temannya yang sudah sekolah TK untuk menuliskan angka, lalu saya siapkan mangkok-mangkok, mereka bertanya tanya “mau ngapain?” saya bilang, kita bermain yaa.

Lalu saya tanya Eza tentang angka-angka yang dibuat temannya, dia belum ngeh, its oke yang penting Eza faham aplikasinya. Lalu saya simpan 3 mangkok, saya simpan kertas angka yang dibuat temannya secara acak, dan saya minta Eza memasukkan balok sesuai kertas angkanya.

“Bunda, ini diisi berapa?” tanya Eza

“Ini angka 4 ya mas, yuks kita isi empat balok. Kita hitung bareng-bareng yuks”

Eza pun semangat menghitung, “Satu, dua, tiga, empat”

Terus begitu secara acak dan bergantian Eza bermain balok sekaligus memasukkan balok berdasarkan kertas angkanya. Semoga kegiatan bermain balok ini, secara tak sadar sesungguhnya Eza sedang belajar banyak hal. Belajar bentuk, belajar warna dan belajar angka.

Matematika itu menyenangkannn...

Semoga Bermanfaat

Jumat, 210717.11.00
#Day2
#GameLevel6
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#IloveMath
#MathAroundUs
#odopfor99days#semester2#day45

Postingan Favorit