Saturday, March 25, 2017

Proyek Keluarga : Berbagi Pakaian Eza


Hari pertama proyek sosial pertama adalah menyortir pakaian Eza. Sebenarnya Eza agak kurang fit tapi anak kecil dimana mana sama, senangnya main, jadi walopun sakit tetap saja mainnya aktif. Dari pagi sampai siang si bunda kerja, Eza sama papanya. Siangnya kecapean, pada bobo siang dulu. Baru setelah ashar lah proyek nya dilaksanakan.

Dari kemarin, saya sudah sounding ke Eza kalau kita akan berbagi pakaian, entah dia mengerti atau tidak, saya bilang bahwa baju dia yang kecil, akan kita pisahkan dari lemari. Dia sih iya iya saja. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengeluarkan baju Eza dari lemari, dan jadilah terkumpul seperti ini:


Setelah itu kita pisahkan baju Eza yang udah kecil, kadang saya tanya Eza, “Mas ini masih muat ga?” tapi ternyata dia cerdas, kalau emang masih muat, dia bilang iya. Kalau sudah kekecilan, dia bilang kecil. Dan inilah baju Eza yang masih bisa dipakai setelah dipisahkan baju yang kecilnya

Friday, March 24, 2017

Kuliner di Bali : Mahalnya Anugerah Makanan Halal



Setelah menyelesaikan tugas mengawas tes seleksi siswa baru di Kanwil Provinsi Bali, saya bersama dua teman lainnya ditraktir Bapa Haji Hud, Kepala Seksi Madrasah Aliyah Kementerian Agama Provinsi Bali untuk menikmati kuliner halal khas Bali. Dan pilihannya jatuh pada Ayam Betutu Bu Agung Ulan. Warung sederhana yang berlokasi di Jalan Tukad Pakerisan no 99 L Denpasar Bali, tepat di depan STIKES Bali ini, konon pemiliknya adalah seorang mualaf.

Makanan halal menjadi kekhawatiran banyak umat Islam saat akan wisata ke Bali. Apalagi setelah saya mendapat cerita dari kedua murid saya yang sedang menjadi mahasiswa kedokteran di Universitas Udayana, bahwa babi sudah menjadi santapan biasa kalangan mahasiswa non muslim disana. Budaya meminum wine juga ternyata menjadi trend tersendiri di kalangan mahasiswa terutama jika ada pesta perayaan ulang tahun atau hari besar lainnya. Menyeramkan juga ya, tapi karena umat Islam yang berdomisili di Bali ini tak sedikit, maka sudah banyak pula para pengusaha muslim yang melirik wisata kuliner halal di Bali, salah satunya adalah Bu Agung Ulan ini.


Merencanakan Proyek Keluarga



Setelah mengikuti materi kuliah bunda sayang yang pertama dan kedua, tiba saatnya menuju materi sesi 3 yang lebih menantang yaitu meningkatkan kecerdasan anak. Dan tantangan game dalam level ini adalah membuat proyek keluarga. Awalnya tak pede saat membaca kisah bunda-bunda lain dengan proyeknya yang kece kece, tapi akhirnya menghibur diri sendiri bahwa setiap keluarga memiliki ceritanya sendiri-sendiri jadi saya pun mendiskusikan renccana proyek keluarga ini bersama suami.

Ada dua rencana proyek yang saya tawarkan pada suami yaitu Proyek Merapikan Perpustakaan Al Zayyan (nama gabungan keluarga kami) dan Proyek Sosial lewat Berbagi Baju.

Proyek 1 : Proyek Sosial Melalui Berbagi Pakaian
Latar belakang : kondisi lemari pakaian saya, papa dan Eza yang sudah tak beraturan, susah menyimpan baju saking banyaknya baju yang menumpuk di lemari. Mumpung ada kegiatan sosial sekolah yang diinisiasi para siswa lewat kegiatan I Care yang akan dilakukan minggu depan, maka pilihan menyortir pakaian untuk disumbangkan adalah prioritas utama agar lemari pakaian ini kembali rapi dan tak sesak lagi.

Postingan Favorit